Repost; Gadispianist
21:01![]() |
| cr;pemilik asal ;kawaguchikolakemountfujijapan |
Seseorang pernah bercerita padaku tentang harapan.
Harapan ini umpama doa doa kecil yang kamu pinta dari Tuhan.
Saat ia dikabulkan, bersyukurkah kamu?
Saat harapan itu sendiri dipatahkan, apa kamu sedih atau berlapang dada?
Setiap orang pasti membutuhkan harapan yang baik baik.
Perjalanan hidup yang baik.
Sahabat yang baik.
Teman hidup yang baik.
Hatta mimpi pun, dia berharap mimpi yang baik.
Aku juga sama seperti kamu, pernah menyimpan harapan.
Hingga saat harapan itu terangkat ke langit, aku menjadi gelisah.
Resah menanti waktu sama ada harapan itu sudi didengari mahupun tidak.
Juga bila saatnya harapan aku itu dipatahkan, aku amat sedih sekali.
Benar.
Seringnya bukanlah Tuhan yang sengaja mematahkan harapan itu bahkan Dia lebih mahukan yang terbaik buatku.
Mungkin silapnya pada aku.
Ketika harapan itu menjadi, aku cuai menjaganya, aku tidak tahu bagaimana cara terbaik menyimpannya, aku sambil lewa mempertahankannya.
Hinggalah pada suatu hari, harapan aku itu dipatahkan oleh tangan sendiri.
Mungkin kamu juga pernah tahu bagaimana rasanya?


0 comments